Perkebunanindonesia.com – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani kemitraan swadaya di Provinsi Riau periode seminggu ke depan menurun dari sebelumnya.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran, Dinas Perkebunan Provinsi Riau Defris Hatmaja mengatakan, harga TBS mengalami penurunan sedikit tertinggi terjadi pada kelompok umur 9 tahun sebesar Rp1,26 per kilogram (kg) atau 0,33 persen dari harga minggu lalu.
“Dengan demikian, harga pembelian TBS petani mitra swadaya untuk sembilan tahun ditetapkan sebesar Rp3.656,20 per kilogram,” ungkap Defris, Selasa (07/10/2025).
Menurut Defris, penurunan harga TBS pada minggu ini lebih disebabkan menurunnya harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) di pasaran.
Untuk harga penjualan CPO pada periode ke depan juga anjlok Rp33,06/kg menjadi Rp 14.630,25/kg. Sedangkan harga kernel justru naik Rp108,56/kg.
Sedangkan harga cangkang sawit ditetapkan sebesar Rp23,06/kg yang berlaku untuk satu bulan ke depan dengan Indeks K yang digunakan pada periode ini adalah 92,83 persen.
Dinas Perkebunan Riau mencatat beberapa perusahaan tidak melakukan penjualan CPO dan kernel. Berdasarkan Permentan Nomor 01 Tahun 2018 Pasal 8, maka harga yang digunakan adalah harga rata-rata tim.
Apabila terkena validasi 2, digunakan harga rata-rata KPBN. Pada periode ini, harga rata-rata CPO KPBN sebesar Rp14.675,00/Kg dan harga kernel Rp14.041,00/Kg. (har)
Berikut rincian harga TBS sawit mitra swadaya Provinsi Riau periode 8 – 14 Oktober 2025 sebagai berikut:
Umur 3 th : Rp 2.833,83
Umur 4 th : Rp 3.158,70
Umur 5 th : Rp 3.387,91
Umur 6 th : Rp 3.517,86
Umur 7 th : Rp 3.597,39
Umur 8 th : Rp 3.640,72
Umur 9 th : Rp 3.656,20
Umur 10–20 th : Rp 3.619,19
Umur 21 th : Rp 3.559,27
Umur 22 th : Rp 3.489,96
Umur 23 th : Rp 3.411,15
Umur 24 th : Rp 3.351,40
Umur 25 th : Rp 3.302,47




