Perkebunanindonesia.com – Politeknik (Poltek) Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi (CWE) kembali mewisuda 166 lulusan dari empat Program Studi (Prodi). Dari jumlah itu 47 lulusan langsung terserap ke industri sawit.
“Anda para wisudawan-wisudawati yang sebagian besar adalah putra-putri pekebun swadaya, saya harapkan cukup banyak yang kembali ke kebun keluarganya,” ujar Direktur Poltek CWE, St. Nugroho Kristono dalam Sidang Terbuka Wisuda Sarjana Terapan Ke-3 dan Ahli Madya KE-17 Tahun Akademik 2024/2025, di Kampus Poltek CWE, Bekasi, Sabtu (27/9/2025).
Meskipun lulusan CWE bekerja di perusahaan besar, Nugroho berharap pengalaman di perusahaan juga harus dapat diterapkan ke kebun keluarga.
“Tidak hanya terkait pengelolaan kebun, kelembagaan pekebun juga dapat dijadikan ladang berkarya bagi alumni,” kata Nugroho.
Menurut Nugroho, masih banyak dibutuhkan tenaga pendamping dan penyuluh yang dapat mendukung program peremajaan sawit rakyat, peningkatan sarana prasarana, dan peningkatan perolehan sertifikasi ISPO bagi kebun masyarakat.
“Kami yakin dengan bekal ilmu dan praktek selama menempuh pendidikan di sini, Anda dapat mengembangkan sawit Indonesia dengan inovasi, produktivitas meningkat, dan tata kelola yang berkelanjutan,” ungkap Nugroho.
Nugroho mengingatkan kembali moto Politeknik CWE yakni Tanggap, Tanggon, Trengginas yang selama ini dijadikan sebagai pegangan.
Menurut Nugroho, ketiga karakter tersebut saling berkait dan membentuk integritas dan kepemimpinan seorang profesional sawit dalam mengelola industri kelapa sawit Indonesia yang berkelanjutan.
“Saya harapkan nilai Tanggap, Tanggon, Trerngginas tetap dihayati dan menjadi ciri khas karakter alumni Poltek CWE,” ujar Nugroho.
Nugroho juga menyebutkan, keterserapan lulusan sebelum wisuda sebanyak 47 (28 persen) orang di enam perusahaan sawit.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perekrutan sebelum wisuda kepada Hartono Plantation Indonesia Agro Group, 29 orang; Ciliandry Anky Abadi Group, 7 orang; Sungai Budi Group, 6 orang, Triputra Agro Persada, 3 orang, PT. Anugerah Energio Tama, 1 orang, dan Musim Mas Group, 1 orang,” ujar Nugroho.
Nugroho mengatakan, pembahasan perihal sawit yang multi dimensi dan multi guna tidak ada habisnya.
“Kita sudah paham benar, sawit adalah komoditas unggulan negara juga salah satu sumber devisa utama negara. Indonesia sebagai produsen terbesar sekaligus konsumen minyak sawit terbesar di dunia,” papar Nugroho.
Dari sisi lain, lanjut Nugroho, dalam produktivitas TBS per hektare per tahun kebun swadaya masih kalah jauh dibanding perusahaan besar swasta.
Poltek CWE tahun ini meraih beberapa peningkatan capaian. Program peningkatan tata kelola, pelayanan, dan persiapan reakreditasi, prodi D3 Budi Daya dan D4 TPTP bersiap diri di awal Oktober ini untuk mendapatkan sertifikat ISO 21001:2018.
Program penelitian dosen dengan pembiayaan dari internal kampus dan Kemensaintekdikti juga meningkat dalam tahun ini.
Beberapa inovasi mahasiswa di bidang aplikasi IoT juga menunjukkan peningkatan jumlah dan kualitasnya.
“Beberapa produk awal hasil karya mahasiswa, kami tampilkan di Galeri Produk CWE. Saat ini, ada 3 tim mahasiswa TRPL yang lolos tahap pertama Hackathon Sawit yang diadakan oleh GAPKI dan BPDP,” papar Nugroho.
Untuk mendukung pengembangan program BPDP, Poltek CWE berproses untuk siap pada waktunya menyelenggarakan kurikulum kakao sesuai dengan arahan BPDP dalam acara FGD di Bogor.
Saat ini oleh Yayasan dan PT. Sarana Mukti Dirga Sentosa sedang dibangun tambahan kapasitas asrama sebanyak 300 orang, seiring dengan bertambahnya jumlah mahasiswa.
“Kami mohon doa restu hadirin sekalian bagi berbagai upaya untuk kemajuan pelayanan Poltek CWE bagi pendidikan generasi muda bangsa,” ujar Nugroho.

Dari 166 lulusan Poltek Kelapa Sawit CWE Angkatan 17 masing-masing 42 lulusan Program Studi D3 Budidaya Perkebunan Kelapa Sawit, 48 lulusan Program Studi D3 Pengolahan Hasil Perkebunan.
Kemudian 41 lulusan Program Studi D3 Manajemen Logistik dan 35 lulusan Program Studi D4 Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan.
Lulusan berpredikat Cum Laude atau Pujian berjumlah 58 lulusan; terdiri dari, 10 lulusan Prodi D3 BPKS, 10 lulusan Prodi D3 PHP, dan 26 lulusan Prodi D3 Manajemen Logistik, dan 12 lulusan Prodi D4 TPTP. (yer)




