a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
ID FOOD Siap Serap Gula Petani Besar-besaran

ID FOOD Siap Serap Gula Petani Besar-besaran (Isitimewa)

ID FOOD Siap Serap Gula Petani Besar-besaran

30 Agustus 2025
0
Share on FacebookShare on Twitter

Perkebunanindonesia.com – PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (ID FOOD) siap menyerap gula produksi petani tebu secara besar-besaran untuk menyelamatkan stok gula petani yang masih menumpuk di gudang sejumlah pabrik gula akibat harga jual yang terus melemah.

Direktur Utama ID FOOD Ghimoyo mengungkapkan, program penyerapan gula dapat terlaksana setelah ID FOOD menerima dukungan permodalan berupa shareholder loan senilai Rp1,5 triliun dari PT Danantara Asset Management (Persero) atau DAM.

“Dengan adanya dukungan permodalan ini, ID FOOD dapat lebih optimal menyerap gula petani,” ujar Ghimoyo seperti dikutip Sabut (30/8/2025).

Ghimoyo memastikan, pihaknya membeli gula petani sesuai Harga Acuan Pembelian (HAP) yang ditetapkan pemerintah. Hal ini agar petani memperoleh kepastian pasar, serta mendapat keuntungan dengan harga gula di tingkat petani yang terjaga.

Penyerapan ini, lanjut Ghimoyo,dilakukan dengan skema offtake terhadap gula petani tebu dari pabrik gula PT PG Sinergi Gula Nusantara (SGN) maupun pabrik gula milik ID FOOD.

“Diharapkan aksi ini dapat menjadi stimulus guna membantu pemerintah membentuk stabilitas harga gula dari hulu hingga hilir,” jelas Ghimoyo.

Hingga Agustus, total gula petani yang berhasil diserap mencapai 58 ribu ton. Jumlah ini terdiri dari 21,5 ribu ton dari pabrik gula SGN, 8,5 ribu ton dari pabrik gula ID FOOD, 6,9 ribu ton pembelian SGN kepada petani, serta 21,5 ribu ton penyerapan asosiasi pedagang dari pabrik gula SGN.

Ghimoyo menyebutkan, ID FOOD berkontribusi sebesar 51 persen dengan melakukan penyerapan sebanyak 30 ribu ton gula petani.

Penyerapan itu berasal dari 10 pabrik gula, yaitu PG Semboro, PG Assembagoes, PG Pradjekan, PG Gempolkrep, PG Djatiroto, PG Krebet Baru, PG Sindanglaut, PG Tersana Baru, PG Jatitujuh, dan PG Candi Baru.

Ghimoyo berharap agar rembesan gula rafinasi dapat segera dihentikan. Karena rembesan itu memberi tekanan tambahan pada biaya logistik dan pembiayaan yang sedang dijalankan oleh ID FOOD dalam program serapan ini.

Menurut Ghimoyo, anjloknya harga gula petani saat ini salah satunya disebabkan oleh rembesan gula rafinasi ke pasar konsumsi.

Kondisi itu berdampak pada penurunan harga jual gula petani lokal dan menyebabkan stok gula menumpuk di gudang akibat gagal lelang di sejumlah pabrik gula.

“Terkait rembesan gula rafinasi ini kami telah melaporkan dan berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian serta Badan Pangan Nasional,” ujar Ghimoyo.

Baca juga : Pemerintah Siap Serap Gula Petani dalam Negeri

Ghimoyo berharap, dengan pengawasan yang semakin ketat peredaran gula rafinasi dapat dibatasi sesuai dengan peruntukannya, yakni hanya untuk kebutuhan industri, bukan masuk ke pasar konsumsi.

“Dengan harga beli yang kompetitif, kami ingin mendorong minat petani untuk terus menanam tebu,” kata Ghimoyo.

Hal ini, menurut Ghimoyo, penting agar pasokan gula dalam negeri semakin tumbuh dan ketahanan pangan nasional semakin kuat. (far)

Tags: Gula petaniID FoodTebu

Related Posts

Rencana Perluasan Lahan untuk Bioetanol Dinilai Timbulkan Kerusakan Ekologis

Rencana Perluasan Lahan untuk Bioetanol Dinilai Timbulkan Kerusakan Ekologis

6 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA – Rencana pemerintah terkait perluasan kawasan tebu, jagung dan ubi seluas dua juta hektare untuk bahan...

Pemerintah Berharap Tak Impor Gula Tahun Ini

Kementan Matangkan Pengembangan Tebu untuk Bahan Baku Bioetanol

30 September 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Pertanian (Kementan) mematangkan pengembangan tebu dari hulu guna memastikan ketersediaan bahan baku bioetanol nasional...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Peremajaan dan Perluasan Tebu di Tulang Bawang Dipercepat

Peremajaan dan Perluasan Tebu di Tulang Bawang Dipercepat

2 September 2026
Sudaryono Terpilih Jadi Ketua Umum DPN HKTI Periode 2025-2030

Sudaryono Terpilih Jadi Ketua Umum DPN HKTI Periode 2025-2030

26 Juni 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.