a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
BRIN Kembangkan Model Minyak Jelantah untuk Bioavtur

BRIN Kembangkan Model Minyak Jelantah untuk Bioavtur (Isitimewa)

BRIN Kembangkan Model Minyak Jelantah untuk Bioavtur

13 Agustus 2025
1
Share on FacebookShare on Twitter

Perkebunanindonesia.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembangkan model pasok minyak jelantah untuk biofuel, terutama untuk penggunaan biodiesel dan bioavtur yang berkelanjutan.

“Pengembangan model ini bertujuan mendukung pembangunan rendah karbon di Indonesia,” ujar Peneliti Pusat Riset Ekonomi Perilaku dan Sirkuler (PR EPS) BRIN Julian Witjaksono dalam rangkaian Pareto 2025, dikutip Rabu (13/8/2025).

Julian menyampaikan rancang bangun model rantai pasok minyak jelantah untuk biodiesel dan bioavtur yang berkelanjutan.

Usulan itu, kata Julian, menjadi rekomendasi kebijakan perbaikan tata kelola minyak jelantah sebagai bahan baku (second feedstock) untuk biodiesel dan bioavtur.

Menurut Julian, peran dan keterlibatan stakeholder dalam sistem rantai pasok minyak jelantah akan menjadi pola dalam pemetaan rantai pasok. Hal ini untuk perbaikan tata kelola minyak jelantah dalam pemanfaatannya sebagai biodiesel dan bioavtur.

“Konstruksi modelnya adalah konsep sustainability (keberlanjutan) berdasarkan dimensi ekonomi, sosial, lingkungan dan teknologi/ infrastruktur). Setiap dimensi terdiri dari beberapa variabel sebagai pilar atau faktor atau komponen penyusun model,” jelas Julian.

Julian juga menyebutkan terdapat nilai strategis dan potensi pengguna. Di antaranya peningkatan pendapatan rumah tangga, mengurangi pencemaran limbah, sumber bahan baku energi baru terbarukan (EBT).

Selain itu, tambah Julian, nilai strategis itu mengurangi jejak karbon atau pengembangan energi bersih, ekspor bioavtur dan biodiesel dari minyak jelantah, dan menciptakan kemandirian ekonomi bangsa melalui kemandirian energi.

Peneliti BRIN Didit Octa Pribadi menyoroti di mana minyak jelantah saat ini menjadi produk yang mulai diperdagangkan dan mempunyai nilai ekonomi.

Menurut Didit, moratorium terkait ekspor minyak jelantah itu cukup berdampak. Ada inisiatif dari pangsa pasar.

“Artinya, bisa dipahami bahwa pemerintah cukup baik membangun pemanfaatan minyak jelantah dan juga bioreaktor, serta lainnya,” ujar Didit.

Sebelumnya BRIN juga menyatakan, minyak jelantah merupakan limbah bernilai tinggi apabila dikelola dengan baik.

Sebagai bahan baku Sustainable Aviation Fuel (SAF), minyak jelantah dapat memberikan kontribusi terhadap transisi menuju energi hijau serta membuka peluang ekonomi, baik pada tingkat lokal maupun global. (far)

Tags: bioavturBiodiselBRINminyak jelantah

Related Posts

Kementan Kembangkan Kawasan Tebu Seluas 97.970 Hektare

Kementan Perkuat Langkah Lindungi Produktivitas Perkebunan

17 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Pertanian (Kementan) sigap menyiapkan mitigasi dampak cuaca terhadap komoditas perkebunan mengantisipasi potensi penurunan produktivitas...

BRIN Dorong Hilirisasi Nilam dan Cengkeh untuk Tingkatkan Daya Saing Global

BRIN Dorong Hilirisasi Nilam dan Cengkeh untuk Tingkatkan Daya Saing Global

15 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong penguatan hilirisasi minyak atsiri nilam dan cengkeh untuk...

Comments 1

  1. Ping-balik: Pertamina Olah Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Pesawat - perkebunanindonesia.com

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Salim Invomas Catat Kenaikan Produksi TBS dan CPO

BRIN Sebut Industri Sawit Strategis dalam Bioenergi Nasional

15 Desember 2025
BRIN Sebut Limbah Sawit Berpotensi Jadi Bahan Bakar Kapal Alternatif

BRIN Sebut Limbah Sawit Berpotensi Jadi Bahan Bakar Kapal Alternatif

23 Juni 2026
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.