Perkebunanindonesia.com – GEBIE (Gender Equity in Business Initiatives Enthusiast) atau inisiatif kesetaraan gender pekerja sawit memberikan perlindungan kepada seribu pekerja informal sawit perempuan berupa BPJS Ketenagakerjaan.
“Jadi salah satu prioritas GEBIE adalah mendorong dan mempromosikan jaminan sosial. Hari ini kita mulai dengan 1.000 pekerja perempuan informal di rantai pasok sawit mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Ketua Bidang Pengembangan SDM Nasional Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Sumarjono Saragih yang menjadi Inisiator GEBIE.
Sumarjono mengatakan, Sawit Ramah Pekerja Perempuan terus bergerak ke provinsi sentra sawit. Salah satunya wujud ramah perempuan adalah kesetaraan dan perlindungan sosial.
“Kita terus memacu gerakan ini. Gerakan dan semangat Perempuan Setara di tempat kerja. Praktek baik yang sudah ada di sawit akan kita tularkan ke sektor bisnis lain” ujar
Salah satu cara baru yang diluncurkan, kata Sumarjono, dengan mencari tokoh perempuan yang menjadi duta atau pengerak perempuan setara.
“Gerakan ini memerlukan tokoh penggerak. Kami mulai dari Sumatera Selatan. Untuk tujuan publikasi dan komunikasi, tokoh penggerak diberi nama GEBIE (Gender Equity in Business Initiatives Enthusiast). Alias duta Perempuan setara di bisnis” lanjut Sumarjono yang juga Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Provinsi Sumatera Selatan.
GEBIE Sumatera Selatan kali ini adalah dr. Ratu Tenny Leriva. Seorang dokter muda juga senator anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sumatera Selatan.
Pengukuhan dilakukan Sumarjono Saragih dalam acara “Perempuan Setara, Sawit Untuk Sumsel Maju” di Palembang, Rabu (30/7/2025).
Sebagai aksi dan gerakan nyata, usai pengukuhan GEBIE, langsung mendaftarkan dan membantu pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 1.000 pekerja informal perempuan di kebun sawit Sumatera Selatan.
“Perempuan adalah modal kemajuan Sumatera Selatan. Oleh karena itu, Perempuan harus mendapat akses yang setara dan adil. Hak-nya dihormati dan dipenuhi di tempat kerja,” jelas Sumarjono.
Menurut Sumarjono, perempuan ada dalam hubungan kerja formal dan informal. Pekerja informal tidak sepenuhnya terjangkau jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan.
GEBIE didesain sebagai gerakan yang fleksibel dengan ragam pendekatan. Melalui individu, kelompok penggerak atau insitusi. Menjadi agen dan Duta Perempuan Setara di Bisnis.
Mereka mempromosikan dan mendorong praktik-praktik kerja yang inklusif dan aman bagi semua gender. Ada perlindungan dan pemenuhan hak pekerja perempuan.
Dalam sambutannya, dr. Ratu Tenny Leriva menyatakan komitmennya. Dengan latar belakang dokter dan kini menduduki jabatan senator anggota DPD dapil Sumsel akan punya daya dorong dan pengaruh bermakna.
“Menjadi Duta GEBIE bukan hanya gelar, ini adalah komitmen aksi. Saya ingin perempuan di kebun sawit, bisa merasakan perlindungan yang sama seperti pekerja lainnya. Pendaftaran 1.000 pekerja ini baru permulaan. Kita akan lanjutkan dan perbesar dampaknya,” ungkap dr Ratu Tenny.
Gerakan GEBIE diharapkan menjadi model yang akan direplikasi luas. Tidak hanya di industri sawit, tetapi juga di berbagai sektor ekonomi lain. Dengan langkah awal yang konkret ini, GEBIE bisa alat transformasi di dunia kerja bisnis. Dari sawit untuk perempuan setara di Indonesia. (yr)





https://shorturl.fm/513KT