a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Harga Referensi Biji Kakao Melemah

Harga Referensi Biji Kakao (Dok Kementan)

Harga Referensi Biji Kakao Agustus Menurun, Begini Penyebabnya

1 Agustus 2025
0
Share on FacebookShare on Twitter

Perkebunanindonesia.com – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menetapkan Harga Referensi (HR) biji kakao periode Agustus 2025 sebesar USD 8.234,70/MT. Penetapan ini turun sebesar USD 1.203,90 atau 12,76 persen dari bulan sebelumnya.

“Penurunan HR dan HPE biji kakao dipengaruhi oleh peningkatan pasokan dari negara produsen utama seperti Pantai Gading dan Nigeria. Namun, peningkatan pasokan ini tidak diimbangi dengan peningkatan permintaan,” ungkap Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Tommy Andana dalam keterangannya, Kamis (31/7/2025).

Hal ini, kata Tommy, berdampak pada penurunan Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao pada Agustus 2025 yang menjadi USD 7.804/MT, turun USD 1.169 atau 13,03 persen dari periode Juli 2025.

Di sisi lain, penurunan HR dan HPE biji kakao tidak berdampak pada BK biji kakao yang tetap sebesar 15 persen.

Hal tersebut, tambah Tommy, sesuai Kolom 4 Lampiran Huruf B pada PMK Nomor 38 Tahun 2024. Selain itu, HPE produk kulit periode Agustus 2025 tidak berubah dari periode Juli 2025.

Penetapan HPE biji kakao, HPE produk kulit, dan HPE produk kayu tercantum dalam “Kepmendag Nomor 1693 Tahun 2025 tentang HPE dan HR atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar”.

Data Statistik Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan) menunjukkan, harga biji kakao non fermentasi di sentra produsen utama di Indonesia periode Juni – Juli masih berfluktuasi dengan kecenderungan ada penurunan.

Di Kabupaten Pidie (Aceh) harga kakao turun dari Rp 86.170 per kilogram (kg) menjadi Rp 67.750/kg. Di Lampung Barat (Lampung) turun dari Rp 93.700/kg pada Juni dan Rp 81.550/kg pada penjualan di Juli 2025. Demikian juga di Tasikmalaya (Jawa Barat) harga kakao non fermentasi turun dari Rp 76.000/kg menjadi Rp 75.000/kg.

Hal yang sama juga di Pacitan (Jawa Timur) pada Juni 2025 harga kakao non fermentasi berkisar Rp 67.350/kg, namun pada Juli 2025 dihargai Rp 65.000/kg. Penurunan harga juga berlaku di Ende (NTT) dari Rp 78.500 menjadi Rp 75.670/kg.

Hal serupa juga terjadi di Balangan (Kalimantan Selatan). Pada penjualan Juni 2025 harga kakao non fermentasi Rp 96.364, namun pada Juli melorot menjadi Rp 80.000/kg. Demikian juga di Wajo (Sulawesi Selatan) turun dari Rp 97.050 menjadi Rp 84.950/kg.

Di Mamaju Tengah (Sulawesi Barat) harga penjualan kakao non fermentasi turun dari Rp 66.000/kg pada Juni 2025 menjadi Rp 60.000/kg pada Juli 2025.

Di Tapanuli Selatan (Sumatera Utara) justru naik dari Rp 61.675 menjadi Rp 66.325/kg. Kenaikan juga terjadi di Kulon Progo (DIY) dari Rp 89.670 menjadi Rp 90.000/kg. Kenaikan harga kakao juga berlaku di Manokwari Selatan (Papua Barat) dari Rp 70.000/kg pada Juni menjadi Rp 75.000/kg pada penjualan Juli 2025. (fad)

Baca juga : Kementan Lakukan Penetapan Kebun Sumber Benih Kakao

 

Tags: biji kakaoharga referensikemendagKementan

Related Posts

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

Produk Indikasi Geografis Teh Java Preanger Perluas Pasar ke Benua Amerika

16 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Teh Java Preanger membuka peluang memperluas pasar internasional, khusus ke benua Amerika. Permintaan teh tersebut...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Harga TBS Sawit Petani Mitra Plasma Riau turun

Harga TBS Sawit Petani Mitra Plasma Riau Masih Naik

13 Agustus 2025
Wamentan Ingin Komoditas Perkebunan, Hortikultura Juara Dunia

Wamentan Ingin Komoditas Perkebunan, Hortikultura Juara Dunia

21 Juli 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.