Perkebunanindonesia.com – Ekspor teh Indonesia pada semester I tahun 2025 anjlok 18,6 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya. Sedangkan impor teh turun tipis.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, ekspor total ekspor teh Indonesia selama paruh pertama 2025 mencapai 15.338.318 per kilogram (kg). Black tea atau teh hitam menjadi varian ekspor terbesar selama Januari – Juni 2025 (semester I) sebesar 13.811.285 kg. Sementara ekspor green teh Semester I 2025 mencapai 1.527.033 kg.
Sedangkan total ekspor teh pada periode sama tahun 2024 sebesar 18.846.121 kg. Untuk ekspor black tea Januari – Juni 2024 (semester I) tercatat 16.502.048 kg dan ekspor green teh selama periode sama Semester I 2024 mencapai 2.344.073 kg.
Di sisi lain, impor teh yang masuk ke Indonesia selama periode sama tahun 2024 total 5.586.464 kg. Untuk impor green teh Indonesia Januari – Juni 2024 (Semester I) tercatat 1.622.351 kg dan impor black tea Indonesia Semester I 2024 mencapai 3.964.113 kg.
Sedangkan impor teh selama periode Januari hingga Juni 2025 tercatat 5.528.430 kg. Untuk green teh yang masuk ke pasar Indonesia selama Semester I 2025 sebesar 1.396.387 kg, dan black tea ke Indonesia Semester I 2025 mencapai 4.132.043 kg.
Data BPS 2023 mencatat dari 56 negara yang menjadi pangsa pasar teh Indonesia terdapat lima besar negara yang menjadi pengimpor teh Indonesia. Pertama Malaysia yang volume ekspornya mencapai 9.299 ton atau sebesar 25,85 persen terhadap total volume ekspor teh Indonesia dengan nilai sebesar US$ 13,9 juta.
Federasi Rusia menjadi peringkat kedua pengimpor teh Indonesia dengan volume sebesar 4.538 ton atau memiliki kontribusi 12,6 persen dan nilai ekspornya sebesar US$ 6,7 juta. Kemudian yang ketiga United States dengan kontribusi 6,7 persen atau volume ekspornya sebesar 2.402 ton dengan nilai ekspor US$ 3,99 juta.
Sementara itu Jerman negara pengimpor teh Indonesia terbesar keempat dengan volume mencapai 2.308 ton atau sekitar 6,4 persen dengan nilai ekspor sebesar US$3,1 juta. China berada di posisi kelima dengan volume sebesar 2.185 ton atau 6,1 persen dengan nilai ekspor mencapai US$ 3,3 juta. (yr)
Baca juga : Alfiansyah “Komeng” Apresiasi Capaian Paguyuban Tani “Teh” Lestari





https://shorturl.fm/SlouN