a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Bapanas Sebut Total Cadangan Beras Capai 7,75 Juta Ton

Bapanas Sebut Total Cadangan Beras Capai 7,75 Juta Ton

20 Juni 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat total cadangan beras pemerintah (CBP) yang telah disalurkan dalam rentang tahun 2023 sampai 2025 mencapai 7,75 juta ton.

Rinciannya selama tahun 2023 di angka 2,76 juta ton. Kemudian selama 2024 mencapai 3,37 juta ton dan sepanjang 2025 telah tersalurkan 1,62 juta ton.

“Pemerintah konsisten menyalurkan stok CBP untuk masyarakat melalui banyak program. Mulai dari program SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) beras, bantuan pangan dengan jutaan penerima, dan juga demi membantu masyarakat di daerah yang sedang mengalami bencana alam,” tutur Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa di Jakarta pada Kamis (18/6/2026).

Adapun penyaluran stok CBP tahun 2023 dengan total 3,37 juta ton terdiri dari bantuan pangan beras 1,49 juta ton, SPHP beras 1,18 juta ton, dan golongan anggaran 87,5 ribu ton serta tanggap darurat 2,3 ribu ton.

Selanjutnya penyaluran CBP sepanjang 2024 meliputi bantuan pangan beras 1,97 juta ton, SPHP beras 1,4 juta ton, dan tanggap darurat 442 ton.

Sementara penyaluran stok CBP selama tahun 2025 mencatatkan total 1,62 juta ton yang terdiri dari SPHP beras yang menempati porsi terbesar dengan 802,9 ribu ton. Kemudian untuk bantuan pangan beras 710,78 ribu ton, golongan anggaran 92,1 ribu ton, dan tanggap darurat 13,16 ribu ton.

Deputi Bapanas Ketut menjelaskan berbagai program baik tersebut tentunya masih akan dilanjutkan untuk tahun 2026. Apalagi pemerintah saat ini memperkuat stok CBP dengan mengandalkan penyerapan produksi petani dalam negeri sepenuhnya.

“Saat ini pemerintah fokus penyerapan panen petani kita untuk CBP. Ini juga diiringi dengan pelaksanaan program penyaluran ke masyarakat sampai akhir tahun nanti. Tentunya upaya ini harus kontinyu diimplementasikan agar hulu dan hilir selalu terjaga kestabilannya,” ujar Deputi Ketut.

Untuk diketahui, per 18 Juni, realisasi penyaluran CBP untuk anggaran 2026 telah menyentuh total 946,8 ribu ton. Ini terdiri dari bantuan pangan beras 550,1 ribu ton, SPHP beras 348,5 ribu ton, golongan anggaran 36,8 ribu ton, dan tanggap darurat 11,3 ribu ton.

Pemerintah pun telah memutuskan bantuan pangan beras akan ditambah 3 bulan alokasi di semester kedua tahun ini.

Sementara total stok beras yang ada di Bulog sampai 18 Juni 2026 berada di angka 5,2 juta ton. Ini bersumber dari pengadaan setara beras produksi dalam negeri sejak awal 2026 yang telah mencapai 3,18 juta ton.

Selain itu juga ditopang dari stok akhir tahun 2025 yang masih 3,24 juta ton dengan realisasi pengadaan produksi dalam negeri selama 2025 di 3,43 juta ton tanpa ada impor.

Dalam berbagai kesempatan, Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman yang juga Menteri Pertanian menyatakan beras Indonesia melimpah ruah untuk masyarakat. Pemerintah tidak menginginkan ada importasi beras dengan kondisi beras yang eksponensial seperti hari ini.

“Beras kita melimpah. Semua gudang kita penuh dengan beras sekarang ini. Stok sekarang 5,2 juta ton. Kemampuan gudang kita 3 juta ton. Kita sudah sewa 2,3 juta ton dan ini tertinggi selama merdeka,” kata Amran.

“Kalau dulu, stok di Bulog hanya 1 juta ton kemudian harga naik, kesimpulannya impor. Sekarang berbeda. Kita surplus. Kita sudah swasembada,” tambah Amran. (sat)

 

Tags: BapanasCadangan Beras

Related Posts

Agrinas Palma dan IPB University Kembangkan Bioetanol

Agrinas Palma dan IPB University Kembangkan Bioetanol

7 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) bersama IPB University kembangkan bioetanol berbahan baku singkong, sorgum, dan...

Wamentan Saleh Mustafa Siap Perkuat Kedaulatan Pangan dan Berantas Mafia Pangan

Wamentan Saleh Mustafa Siap Perkuat Kedaulatan Pangan dan Berantas Mafia Pangan

6 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Muhammad Saleh Mustafa menegaskan komitmennya memperkuat kedaulatan pangan nasional dan berantas...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Minyak Kelapa Sawit Masih Berkontribusi Ekspor Nonmigas

GAPKI Catat Produksi dan Konsumsi Produk Sawit Mei Menurun

23 Juli 2025
Petani dan Pengusaha Deklarasi Sawit Ramah Anak & Perempuan

Petani dan Pengusaha Deklarasi Sawit Ramah Anak & Perempuan

26 September 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.