a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Mentan Sebut Cadangan Beras Tembus 5 Juta Ton

dok Kementan

Bapanas Pastikan Cadangan Pangan Pemerintah Siap Antisipasi Musim Kemarau

11 Juli 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) siap untuk memitigasi dampak musim kemarau dan fenomena El Nino.

“Kami memang sudah siapkan jauh hari sebelumnya menghadapi El Nino. Dulu pengalaman kita (El Nino) tahun 2023, alhamdulillah kita lolos,” ungkap Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman dikutip Jumat (10/7/2026).

Menurut Amran, jika bulan Agustus sampai September memang musim kering. Sedangkan Juni itu awal musim kering. “Insya Allah pangan kita aman, terutama beras,” katanya.

Dalam laporan Bapanas, stok CPP dalam bentuk beras yang ada di Perum Bulog berada di angka 5,2 juta ton per 8 Juli.

Sementara untuk Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) tingkat provinsi tercatat total 7,34 ribu ton sampai akhir Juni lalu. Untuk CPPD tingkat kabupaten/kota total ada 13,15 ribu ton yang tersebar di 323 daerah.

Sekretaris Utama (Sestama) Bapanas Sarwo Edhy memastikan pemerintah secara simultan telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi, terutama untuk membangun stok cadangan pangan yang kokoh.

“Kita harus tetap waspada menghadapi El Nino dengan cadangan pangan yang kokoh, produksi yang terus meningkat, distribusi yang semakin kuat serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan kita,” ujar Sestama Bapanas Sarwo.

Salah satu bukti nyata kesiapsiagaan tersebut, tambah Sarwo, Indonesia mempunyai Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang ada di Bulog saat ini mencapai 5,2 juta ton. Ada pula stok CPP dengan komoditas selain beras.

Adapun stok CPP dalam bentuk jagung pakan per 8 Juli masih terdapat sebanyak 188 ribu ton. Stok jagung pakan ini disalurkan untuk peternak unggas melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan harga yang lebih ekonomis.

Selanjutnya, stok CPP dalam bentuk minyak goreng 1,1 ribu kiloliter yang dikelola Perum Bulog dan ID Food. CPP gula konsumsi masih ada sekitar 2,79 ribu ton yang juga ada di Bulog dan ID Food. CPP dalam bentuk daging ayam ada 38 ton di ID Food.

Sementara untuk komoditas yang sifatnya perishable atau mudah membusuk atau mudah rusak, seperti cabai, bawang merah, dan telur ayam ras, Bapanas optimis mampu ditopang dari produksi pangan dalam negeri secara reguler. Hal ini karena  adanya surplus produksi terhadap kebutuhan konsumsi yang cukup tinggi selama setahun.

Melansir dari Proyeksi Neraca Pangan yang diolah Bapanas, untuk cabai besar memiliki perkiraan produksi setahun ini di angka 1,51 juta ton dengan kebutuhan konsumsi setahun 929,27 ribu ton. Untuk cabai rawit produksinya bisa mencapai 1,5 juta ton dengan kebutuhan konsumsinya 913,61 ribu ton.

Untuk bawang merah produksinya setahun ini dapat mencapai 1,32 juta ton dengan kebutuhan konsumsi setahun 1,25 juta ton. Telur ayam ras produksi setahun di 6,98 juta ton dengan kebutuhan konsumsi 6,47 juta ton. Daging ayam ras produksinya 4,89 juta ton dengan kebutuhan konsumsi 4,02 juta ton.

Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menjelaskan alasan kenapa mesti beras terlebih dahulu yang mencapai swasembada. Swasembada beras dapat menjadi tolak ukur dikarenakan beras merupakan porsi terbesar dalam konsumsi sehari-hari masyarakat Indonesia. (har)

Tags: BapanasCadangan Beras

Related Posts

Agrinas Palma dan IPB University Kembangkan Bioetanol

Agrinas Palma dan IPB University Kembangkan Bioetanol

7 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) bersama IPB University kembangkan bioetanol berbahan baku singkong, sorgum, dan...

Wamentan Saleh Mustafa Siap Perkuat Kedaulatan Pangan dan Berantas Mafia Pangan

Wamentan Saleh Mustafa Siap Perkuat Kedaulatan Pangan dan Berantas Mafia Pangan

6 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Muhammad Saleh Mustafa menegaskan komitmennya memperkuat kedaulatan pangan nasional dan berantas...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

BRIN Kembangkan Biopestisida Berbasis Minyak Atsiri

BRIN Kembangkan Biopestisida Berbasis Minyak Atsiri

21 Agustus 2026
Harga Referensi CPO Juli Menguat

Harga Referensi CPO Juli Menguat

3 Juli 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.