Perkebunanindonesia.com – Upaya transformasi berkelanjutan yang selama ini dijalankan PTPN IV Regional III, bagian dari Sub Holding PTPN IV PalmCo, kini mulai diperluas hingga ke koperasi petani mitra di wilayah Riau.
Langkah ini bertujuan untuk memperkuat kemandirian ekonomi melalui peningkatan produktivitas para petani mitra dalam wadah koperasi secara berkesinambungan dan sejalan dengan program ketahanan pangan serta energi nasional dalam Asta Cita Presiden RI.
“Seperti yang selalu disampaikan oleh Direktur Utama PalmCo Bapak Jatmiko Santosa, bahwa khittah PTPN IV Regional III atau yang dulu dikenal PTPN V adalah tumbuh dan berkembang bersama petani,” kata Region Head PTPN IV Regional III Ahmad Gusmar Harahap dalam keterangan tertulisnya di Pekanbaru, Jumat (1/8/2025).
Semangat tersebut menjadi dasar bagi PTPN IV Regional III untuk memperkuat kemitraan petani. Salah satunya melalui pendampingan berkelanjutan di KUD Tunas Karya, Kabupaten Siak, Riau.
Menurut Ahmad, hasil luar biasa yang dicapai KUD ini merupakan buah dari kemitraan strategis, kerja keras, dan konsistensi dalam menjalankan praktik budidaya unggulan.
KUD Tunas Karya yang berlokasi di Buatan, Siak, kini menjelma menjadi koperasi mitra yang tidak hanya sukses dalam jumlah produksi. Namun juga menghasilkan kualitas tandan buah segar (TBS) yang optimal.
Hal ini menjadikan KUD Tunas Karya sebagai mitra pertama yang mendapatkan penghargaan dari PTPN IV Regional III.
“Penghargaan ini kami berikan untuk pertama kalinya, dan KUD Tunas Karya kami pilih sebagai mitra perdana karena mereka terbukti berhasil meningkatkan kualitas dan produktivitas tandan buah segar secara signifikan. Ini adalah hasil dari transformasi nyata,” terang Ahmad.Baca juga : PTPN IV Regional III Gandeng Kejaksaan Aman Investasi Berkelanjutan
GM Distrik Petani Mitra PTPN IV Regional III, Ferry P Lubis, mengatakan, KUD Tunas Karya dipilih melalui evaluasi mendalam dan tantangan yang diberikan sebelumnya.
Koperasi ini terbukti bisa berkembang dalam ekosistem kemitraan yang maju dan tetap memegang teguh prinsip-prinsip kemitraan.
“Keberhasilan ini sekaligus menegaskan bahwa transformasi tidak hanya terjadi di internal PTPN, tapi juga menular hingga ke para petani mitra,” ujar Ferry.
Menurut Ferry, kegiatan ini bukan hanya soal penghargaan, tapi juga sebagai bentuk dorongan bagi petani mitra agar terus meningkatkan performa.
Ferry menekankan bahwa sektor kelapa sawit merupakan pilar ekonomi rakyat dan sekaligus bagian penting dalam agenda ketahanan pangan dan energi nasional sebagaimana termuat dalam Asta Cita.
“Penghargaan ini bukan sekadar seremoni. Ini bentuk apresiasi kami kepada para pemanen yang telah bekerja keras menjaga kualitas dan produktivitas,” ujar Ferry.
Ferry berharap semangat ini menjadi energi positif untuk seluruh petani mitra di berbagai daerah.
Ketua KUD Tunas Karya Sutrisno menyampaikan, penghargaan yang diberikan PTPN IV ini mencerminkan kekuatan sinergi antara koperasi dan perusahaan.
“Ini adalah kehormatan dan motivasi besar bagi kami. Para pemanen kami merasa lebih dihargai, dan kami di koperasi semakin terdorong untuk melakukan perbaikan terus-menerus,” ungkap Sutrisno.
Lebih lanjut Sutrisno mengatakan, pihaknya akan menjadikan penghargaan tersebut sebagai pemicu semangat untuk mendukung program ketahanan pangan dan energi nasional. (far)





Comments 1