a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Bapanas Terus Pantau Harga Beras di Pasaran

Bapanas Terus Pantau Harga Beras di Pasaran

Operasi Pasar Beras SPHP akan Dimasifkan

9 Agustus 2025
4
Share on FacebookShare on Twitter

Perkebunanindonesia.com – Operasi pasar beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) akan dilaksanakan secara masih melalui jaringan koperasi merah putih.

“Nah jika Kopdes semakin banyak, tentu program intervensi pangan pemerintah seperti beras SPHP dapat semakin luas menyasar ke masyarakat,” ujar Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) I Gusti Ketut Astawa, dikutip Sabtu (9/8/2025).

Ketut mengungkapkan, target percepatan operasional Kopdes Merah Putih di bulan ini sampai 15 ribu. Kalau kelembagaan dan Satgas provinsi, kabupaten sampai kota sudah dekat 100 persen.

Ketut berharap fluktuasi harga beras dapat ditekan. Begitu juga inflasi.

“Jadi kedepannya pemerintah bersama Bulog akan memasifkan program ini, salah satunya melalui jaringan Kopdes Merah Putih,” kata Ketut.

Adapun realisasi pelaksanaan beras SPHP periode Juli-Desember 2025, per 8 Agustus telah berada di capaian 14,9 ribu ton.

Bapanas mencatat realisasi SPHP beras di 2024 pernah mencapai 1,401 juta ton selama setahun atau 100,12 persen dari target salur 1,4 juta ton.

Sementara distribusi beras SPHP melalui kanal Koperasi Merah Putih tampak mengalami eskalasi yang signifikan.

Bapanas menyebutkan, per 1 Agustus penyaluran beras SPHP melalui Koperasi Merah Putih tercatat masih berada di angka 53,72 ton dan meningkat sampai 97,32 persen hingga meraih capaian 106 ton per 8 Agustus 2025.

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menyebutkan beras SPHP perlu terus diguyur ke pasar. Dalam kalkulasinya, setidaknya dalam sehari rerata distribusinya perlu berada di kisaran 12 ribu ton.

“Jadi memang sekarang sudah di aktivasi kembali dan harusnya sudah mulai ada, yang telah didistribusikan itu terakhir sudah sekitar 14 ribu ton,” ungkap Arief.

Menurut Arief, distrubusi beras SPHP akan terus cepat diguyur ke pasar. “Kalau hitungan saya memang harusnya sampai akhir tahun itu rata-rata sekitar 12 ribu ton sehari,” tukasnya.

Arief menekankan, beras SPHP yang harganya terjangkau dan berkualitas baik harus tersedia bagi masyarakat, utamanya yang berpenghasilan rendah. (sat)

Tags: BapanasBeras SPHP

Related Posts

Agrinas Palma dan IPB University Kembangkan Bioetanol

Agrinas Palma dan IPB University Kembangkan Bioetanol

7 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) bersama IPB University kembangkan bioetanol berbahan baku singkong, sorgum, dan...

Wamentan Saleh Mustafa Siap Perkuat Kedaulatan Pangan dan Berantas Mafia Pangan

Wamentan Saleh Mustafa Siap Perkuat Kedaulatan Pangan dan Berantas Mafia Pangan

6 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Muhammad Saleh Mustafa menegaskan komitmennya memperkuat kedaulatan pangan nasional dan berantas...

Comments 4

  1. Juliet1358 says:
    1 tahun ago

    https://shorturl.fm/PWu5H

    Reply
  2. Ping-balik: Pemerintah Diminta Segera Lepas Cadangan Beras Karena Langka - perkebunanindonesia.com
  3. Kenny2309 says:
    1 tahun ago

    https://shorturl.fm/E0Wdd

    Reply
  4. Ping-balik: Mentan Amran Sebut Konsumen Kini Cenderung Beli Beras ke Pasar Tradisional - perkebunanindonesia.com

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Menteri ATR Sebut Kebijakan Plasma untuk Pemerataan Ekonomi

Menteri ATR Sebut Kebijakan Plasma untuk Pemerataan Ekonomi

27 Mei 2025
Mentan Pastikan Pangan Aman 324 Hari ke Depan

Mentan Pastikan Pangan Aman 324 Hari ke Depan

6 Maret 2026
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.