a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Kemenperin Terus Perkuat Hilirisasi Industri Buah Tropis untuk IKM

Buah Tropis kualitias ekspor (dok Kementan)

Kemenperin Terus Perkuat Hilirisasi Industri Buah Tropis untuk IKM

12 Mei 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat program hilirisasi industri kecil dan menengah (IKM). Salah satu sektor yang didorong untuk meningkatkan nilai tambah adalah IKM pangan berbasis buah tropis khas Indonesia.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, Indonesia memiliki kekayaan komoditas buah tropis yang berpotensi besar untuk dikembangkan menjadi berbagai produk olahan pangan modern yang memiliki daya saing tinggi di pasar global.

“Ini saatnya lebih banyak pelaku industri, khususnya IKM di berbagai sentra penghasil buah, untuk mengambil peran dalam mengolah buah unggulan menjadi produk pangan yang lebih beragam, bernilai tambah, dan disukai pasar,” ujar Menperin di Jakarta, Senin (11/5/2026).

Menperin mengungkapkan, Indonesia merupakan salah satu negara penghasil buah tropis terbesar di dunia. Berbagai komoditas unggulan seperti pisang, durian, jeruk, mangga, nanas, dan manggis memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk olahan yang mampu meningkatkan nilai ekonomi sekaligus memperluas pasar ekspor nasional.

“Sudah saatnya kita tidak hanya mengekspor buah segar, tetapi juga menikmati nilai tambah dari produk olahan buah tropis khas Indonesia,” ujar Menperin.

Menurut Menperin, pengembangan industri pengolahan buah akan memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi petani maupun pelaku industri pengolahan pangan.

Lebih lanjut Menperin menambahkan, penguatan hilirisasi industri buah tropis juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan kontribusi sektor manufaktur terhadap perekonomian nasional.

Berdasarkan data Buku Statistik Hortikultura 2024 yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS), produksi pisang nasional pada tahun 2024 mencapai 9,26 juta ton. Provinsi dengan produksi pisang terbesar antara lain Jawa Timur, Lampung, dan Jawa Barat.

Nilai ekspor pisang segar Indonesia pada 2024 tercatat mencapai US$10,52 juta atau meningkat 10,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar US$9,5 juta. Volume ekspornya juga meningkat dari 24,8 ribu ton pada 2023 menjadi 26,24 ribu ton pada 2024, dengan negara tujuan utama ekspor meliputi Malaysia, Jepang, dan Singapura.

Sementara itu, produksi mangga nasional mencapai 3,3 juta ton pada tahun 2024, dengan nilai ekspor buah mangga segar dan olahan mencapai US$1,75 juta. Negara tujuan ekspor utama produk mangga Indonesia antara lain Singapura, Uni Emirat Arab, dan Malaysia.

Sedangkan produksi nanas nasional mencapai 2,74 juta ton dengan nilai ekspor buah nanas segar dan olahan mencapai US$316,1 juta. Produk nanas Indonesia banyak diekspor ke Amerika Serikat, Tiongkok, dan Belanda. (fad)

Tags: Buah TropisHilirisasiIndustri Kecil MenengahKemenperinMenperin

Related Posts

Agrinas Palma dan IPB University Kembangkan Bioetanol

Agrinas Palma dan IPB University Kembangkan Bioetanol

7 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) bersama IPB University kembangkan bioetanol berbahan baku singkong, sorgum, dan...

Wamentan Saleh Mustafa Siap Perkuat Kedaulatan Pangan dan Berantas Mafia Pangan

Wamentan Saleh Mustafa Siap Perkuat Kedaulatan Pangan dan Berantas Mafia Pangan

6 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Muhammad Saleh Mustafa menegaskan komitmennya memperkuat kedaulatan pangan nasional dan berantas...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Bapanas Kolaborasikan Stabilisasi Harga Gula Konsumsi

Bapanas Kolaborasikan Stabilisasi Harga Gula Konsumsi

9 Mei 2026
Integrasi PSR dengan Tanaman Pangan Bermanfaat bagi Petani Sultra

Integrasi PSR dengan Tanaman Pangan Bermanfaat bagi Petani Sultra

30 Agustus 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.