a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Minyak Kelapa Sawit Masih Berkontribusi Ekspor Nonmigas

Ekspor Sawit dan Kakao ke Belarus Terbuka Peluang

14 Juli 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – Ekspor minyak sawit (crude palm oil/CPO) dan kakao ke Belarus terbuka peluang setelah pertemuan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dengan Menteri Pertanian dan Pangan Republik Belarus, Yuri Gorglov, beberapa waktu silam.

Belarus membutuhkan kakao sekitar 120 ribu ton per tahun dan juga CPO serta kelapa dan teh dari Indonesia. Belarus merupakan mitra potensial sekaligus pintu masuk bagi produk pertanian Indonesia ke kawasan Eropa Timur.

“Kami ingin memperluas pasar ekspor komoditas pertanian Indonesia ke Belarus. Hubungan yang semakin erat antara kedua negara harus memberikan manfaat nyata melalui peningkatan perdagangan yang saling menguntungkan,” ujar Mentan Amran.

Pemerintah Belarus menyampaikan bahwa negaranya memiliki industri pengolahan cokelat yang memasok kebutuhan pasar domestik, Eropa Timur, hingga Rusia. Karena itu Belarus membutuhkan sekitar 120.000 ton kakao per tahun.

Peningkatan ekspor minyak sawit (CPO) Indonesia ke Belarus juga terus didorong. Menurut Amran, pemerintah Belarus juga menyampaikan kebutuhan minyak sawit yang dapat dipenuhi oleh Indonesia.

“Kami juga mendorong ekspor CPO ke Belarus. Selama ini produk tersebut belum masuk ke pasar Belarus, padahal mereka telah menyampaikan kebutuhannya sekitar 14 ribu ton. Ini menjadi peluang yang harus segera kita tindak lanjuti agar perdagangan kedua negara semakin meningkat,” ungkap Mentan Amran.

Indonesia dan Belarus juga sepakat memperkuat kerja sama di bidang teknologi pertanian. Kolaborasi akan difokuskan pada pengembangan mekanisasi pertanian, modernisasi sistem irigasi, pengelolaan sumber daya air, serta pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan) guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi sektor pertanian.

Mentan mengatakan, Belarus memiliki pengalaman dan teknologi yang dapat menjadi mitra strategis bagi Indonesia. Sementara Indonesia memiliki potensi besar di sektor pertanian.

“Kolaborasi ini harus mampu mempercepat modernisasi pertanian dan memperkuat ketahanan pangan kedua negara,” ujar Mentan Amran.

Pada sektor peternakan, kedua negara juga membahas peluang peningkatan kerja sama perdagangan produk susu. Mentan Amran menilai kerja sama tersebut diharapkan mampu menghadirkan produk berkualitas dengan harga yang semakin kompetitif bagi masyarakat Indonesia.

Mentan Amran menegaskan seluruh hasil pembahasan harus segera ditindaklanjuti agar kerja sama yang telah disepakati dapat segera direalisasikan.

“Semua hasil pertemuan ini harus segera ditindaklanjuti agar manfaatnya dapat dirasakan oleh kedua negara, khususnya para pelaku usaha dan petani,” tegas Mentan Amran. (sat)

Tags: Belarusekspor CPOKakaoKementanTeh

Related Posts

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

21 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendukung pengembangan ekosistem kelapa Indonesia secara menyeluruh, mulai dari sektor...

GAPKI Gelar IPOC 2026 Perkuat Peran Sawit

GAPKI Gelar IPOC 2026 Perkuat Peran Sawit

9 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) kembali menggelar The 22nd Indonesian Palm Oil Conference and...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Serangga Penyerbuk Harapan Baru Industri Sawit Indonesia

Serangga Penyerbuk Harapan Baru Industri Sawit Indonesia

12 April 2026
Sawit Tanpa Pekerja Anak GAPKI Raih PAACLA Award 2025

Sawit Tanpa Pekerja Anak GAPKI Raih PAACLA Award 2025

14 Juni 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.