a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Produksi Beras

BPS Catat Produksi Beras Nasional Surplus 3,7 Juta Ton

2 September 2025
0
Share on FacebookShare on Twitter

Perkebunanindonesia.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi beras nasional hingga Oktober 2025 diperkirakan mencapai 31,04 juta ton. Capaian ini membuat produksi beras Indonesia surplus sekitar 3,7 juta ton.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini menjelaskan, capaian ini tidak hanya melampaui total produksi beras sepanjang tahun 2024 yang tercatat sebesar 30,34 juta ton.

Produksi tersebut juga menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 12,16 persen dibandingkan periode Januari–Oktober 2024 yang mencapai 27,67 juta ton. Sedangkan kebutuhan konsumsi nasional yang pada periode yang sama diperkirakan sebesar 27,3 juta ton.

Peningkatan produksi ini ditopang meluasnya luas panen padi yang kini mencapai 10,22 juta hektare (ha), naik 11,90 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 9,13 juta ha.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan, capaian tersebut merupakan bukti nyata dari keberhasilan strategi optimalisasi lahan yang selama ini dijalankan pemerintah.

“Optimalisasi lahan menjadi kunci sukses peningkatan produksi beras yang signifikan. Dari yang sebelumnya hanya mampu tanam sekali setahun, kini indeks pertanaman padi bisa meningkat menjadi dua hingga tiga kali setahun,” ujar Mentan Amran, dikutip Selasa (2/9/2025).

Langkah optimalisasi lahan ditempuh melalui rehabilitasi lahan tidur, pengelolaan irigasi yang lebih efisien, penerapan teknologi pertanian modern.

Di samping itu, Kementerian Pertanian juga menempuh pemanfaatan lahan suboptimal seperti rawa dan lahan kering agar lebih produktif melalui teknik budidaya inovatif. Kondisi iklim yang lebih bersahabat pada tahun ini juga mendukung produktivitas petani.

Panen raya yang berlangsung serentak di sentra-sentra produksi utama seperti Jawa, Sumatera, dan Sulawesi semakin memperkuat capaian surplus beras hingga Oktober 2025.

Food and Agriculture Organization (FAO) memproyeksikan produksi beras Indonesia pada musim tanam 2025/2026 mencapai 35,6 juta ton, tertinggi dalam tiga tahun terakhir.

Sementara itu, USDA dalam laporan Rice Outlook April 2025 memperkirakan produksi beras Indonesia sebesar 34,6 juta ton, atau meningkat 4,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dengan surplus 3,7 juta ton hingga Oktober 2025, Indonesia berada pada jalur yang tepat menuju swasembada beras.

Surplus tersebut tidak hanya menjadi bantalan penting untuk menjaga stabilitas harga di pasar, tetapi juga memberi dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan petani.

BPS meyakini tren positif ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun, seiring dengan musim tanam kedua dan ketiga yang sedang berjalan.

Mentan Amran menambahkan, pemerintah akan terus menjaga momentum peningkatan produksi melalui penyediaan sarana produksi pertanian, penguatan sistem pengairan dan pompanisasi, serta pemanfaatan kondisi iklim yang menguntungkan.

“Upaya ini diharapkan semakin memperkuat ketahanan pangan nasional dan mengokohkan langkah Indonesia menuju swasembada beras,” kata Amran. (sat)

Tags: BPSKementerian PertanianMentan Andi Amran SulaimanProduksi berasswasembada beras

Related Posts

Agrinas Palma dan IPB University Kembangkan Bioetanol

Agrinas Palma dan IPB University Kembangkan Bioetanol

7 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) bersama IPB University kembangkan bioetanol berbahan baku singkong, sorgum, dan...

Wamentan Saleh Mustafa Siap Perkuat Kedaulatan Pangan dan Berantas Mafia Pangan

Wamentan Saleh Mustafa Siap Perkuat Kedaulatan Pangan dan Berantas Mafia Pangan

6 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Muhammad Saleh Mustafa menegaskan komitmennya memperkuat kedaulatan pangan nasional dan berantas...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Kemenperin Perkuat Hilirisasi Minyak Atsiri Nasional

Kemenperin Perkuat Hilirisasi Minyak Atsiri Nasional

11 Mei 2026
Presiden Prabowo Tegaskan Hilirisasi Pertanian Perkuat Ekonomi Nasional

Presiden Prabowo Tegaskan Hilirisasi Pertanian Perkuat Ekonomi Nasional

30 April 2026
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.