a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Kelapa Sawit Jadi Penyumbang Utama DSN Group

Kelapa Sawit Jadi Penyumbang Utama DSN Group

5 Juni 2025
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, perkebunanindonesia.com – Kelapa sawit menjadi penyumbang utama segmen bisnis PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) dengan kontribusi sebesar 87 persen.

Direktur Utama DSNG, Andrianto Oetomo menjelaskan bahwa tahun 2024 diwarnai dengan tantangan global yang mempengaruhi sektor kelapa sawit dan produk kayu.

Tantangan itu mulai pelemahan pasar ekspor, tuntutan keberlanjutan, dinamika politik domestik, hingga perubahan iklim dan regulasi yang semakin kompleks.

“Walaupun kondisi global dan nasional sepanjang 2024 penuh dinamika, namun Perseroan selalu berusaha menjaga stabilitas usaha dan tetap memberikan kontribusi positif bagi para pemegang saham serta seluruh pemangku kepentingan,” jelas Andrianto dalam keterangannya, Kamis (5/6/2025).

Untuk menjawab tantangan tersebut, kata Andrianto, Perseroan berfokus menjalankan strategi usaha dengan pendekatan Eksploitasi dan Eksplorasi.

Eksploitasi berpusat pada penguatan bisnis inti melalui efisiensi dan keunggulan operasional.

Sedangkan Eksplorasi diarahkan pada pengembangan peluang bisnis baru yang sejalan dengan visi keberlanjutan, seperti program peremajaan kebun, pengembangan produk biomassa sampah agriculture, dan lainnya.

Pada tahun 2024, Andrianto menyebutkan Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 10,12 triliun, tumbuh 6,5 persen dibandingkan 2023.

Kenaikan pendapatan tersebut terutama disebabkan kenaikan harga jual rata-rata CPO Perseroan sebesar 12,3 persen.

Meskipun terjadi penurunan produksi CPO sebesar 9 persen YoY menjadi 602 ribu ton, akibat dampak lanjutan El Nino yang berlangsung sejak semester kedua tahun 2023 hingga kuartal pertama tahun 2024. (har)

Tags: DSN Group

Related Posts

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

21 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendukung pengembangan ekosistem kelapa Indonesia secara menyeluruh, mulai dari sektor...

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Kementan Dorong Perluasan Pasar dan Hilirisasi Komoditas Kentang

Kementan Dorong Perluasan Pasar dan Hilirisasi Komoditas Kentang

3 Februari 2026
Pupuk Kaltim Catat Program Makmur Sudah Jangkau 73.723 Ha, Termasuk Kopi

Pupuk Kaltim Catat Program Makmur Sudah Jangkau 73.723 Ha, Termasuk Kopi

28 Mei 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.