a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Pupuk Kaltim Perkuat Kesiapan Stok dan Produksi untuk Musim Tanam

Pupuk Kaltim Perkuat Kesiapan Stok dan Produksi untuk Musim Tanam

28 September 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) terus memperkuat kesiapan stok dan produksi pupuk untuk mendukung kelancaran Musim Tanam Oktober 2026–Maret 2027.

Direktur Utama Pupuk Kaltim, Rafli Yandra, mengatakan ketersediaan stok perlu dipersiapkan sejak awal untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan pupuk selama musim tanam. Karena itu, perusahaan terus memastikan pasokan dan produksi pupuk berjalan optimal.

“Ketersediaan pupuk sangat krusial untuk mendukung kelancaran musim tanam Oktober-Maret. Fokus kami adalah menjaga ketersediaan stok dan keandalan operasional agar kebutuhan petani dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Rafli dikutip Minggu (27/9/2026).

Menurut Rafli, kesiapan produksi tidak hanya ditentukan oleh kapasitas, tetapi juga oleh keandalan fasilitas dan efisiensi operasional.

Karenanya, lanjut Rafli, Pupuk Kaltim terus memperkuat penerapan Operational Excellence melalui digitalisasi dan revitalisasi fasilitas produksi.

Rafli mengatakan, keandalan produksi tidak hanya ditentukan kapasitas, tetapi juga oleh efisiensi dan keandalan fasilitas.

“Karena itu, kami terus memperkuat Operational Excellence untuk memastikan fasilitas dapat beroperasi secara andal, efisien, dan berkelanjutan dalam mendukung kebutuhan pupuk,” jelas Rafli.

Hingga 20 September 2026, stok Pupuk Kaltim di gudang produsen lini I dalam kondisi aman dan mencukupi, mencapai lebih dari 293 ribu ton. Sementara itu, realisasi produksi Pupuk Kaltim telah mencapai 5.102.923 ton per 22 September 2026.

Stok pupuk yang dimiliki Pupuk Kaltim saat ini terdiri dari 285.841 ton urea, 5.093 ton NPK Phonska dan 2.182 ton NPK Kakao.

Stok pupuk tersebut telah tersedia di Gudang Lini I Pupuk Kaltim dan akan disalurkan melalui jaringan distribusi Pupuk Indonesia untuk memenuhi kebutuhan musim tanam.

Kesiapan stok tersebut didukung kapasitas produksi Pupuk Kaltim yang mencapai 6,47 juta ton per tahun dari 13 pabrik. Kapasitas produksi tersebut terdiri dari 3,43 juta ton urea per tahun, 300 ribu ton NPK per tahun dan 2,74 juta ton amonia per tahun.

Hingga 22 September 2026, Pupuk Kaltim telah merealisasikan produksi sebesar 2.735.832 ton urea, 254.458 ton NPK, dan 2.112.633 ton amonia. Capaian tersebut setara dengan 78,48% dari target produksi tahun 2026.

Salah satu langkah konkret tersebut dilakukan melalui proyek Revamping Ammonia Pabrik-2. Per Agustus 2026, Ammonia Pabrik-2 telah beroperasi penuh. Setelah proses revitalisasi, kapasitas produksi harian meningkat menjadi 1.841 ton dari sebelumnya 1.767 ton per hari atau naik 4,18%.

Selain meningkatkan kapasitas, hasil uji kinerja menunjukkan proyek ini berhasil menurunkan konsumsi energi dari 39,28 menjadi 35,25 Million British Thermal Unit (MMBTU) per ton amonia.

Efisiensi sebesar 4,03 MMBTU per ton amonia tersebut diproyeksikan menghasilkan penghematan biaya produksi hingga USD14,3 juta per tahun atau sekitar Rp228 miliar per tahun.

Peningkatan kapasitas dan efisiensi tersebut, memperkuat ketersediaan amonia sebagai bahan baku utama produksi urea. Proyek ini juga menjadi bagian dari komitmen Pupuk Kaltim terhadap program revitalisasi industri pupuk nasional.

Melalui kesiapan stok yang ditopang produksi yang andal dan Operational Excellence, Pupuk Kaltim terus menjalankan perannya sebagai bagian dari Pupuk Indonesia Grup dalam mendukung agenda pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Ketahanan pangan merupakan agenda jangka panjang yang membutuhkan kontribusi dan kolaborasi berbagai pihak. Pupuk Kaltim akan terus menjaga produktivitas dan keandalan operasional sebagai bagian penting dari peran kami dalam mendukung ketahanan pangan,” kata Rafli. (fad)

Tags: PT Pupuk Kaltim

Related Posts

Agrinas Palma dan IPB University Kembangkan Bioetanol

Agrinas Palma dan IPB University Kembangkan Bioetanol

7 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) bersama IPB University kembangkan bioetanol berbahan baku singkong, sorgum, dan...

Wamentan Saleh Mustafa Siap Perkuat Kedaulatan Pangan dan Berantas Mafia Pangan

Wamentan Saleh Mustafa Siap Perkuat Kedaulatan Pangan dan Berantas Mafia Pangan

6 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Muhammad Saleh Mustafa menegaskan komitmennya memperkuat kedaulatan pangan nasional dan berantas...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Kemendag Tetapkan Harga CPO September Meningkat

Kemendag Tetapkan Harga CPO September Meningkat

1 September 2025
Kementan Catat Produksi Gula 2025 Capai 2,67 Juta Ton

Kementan Catat Produksi Gula 2025 Capai 2,67 Juta Ton

7 Februari 2026
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.