a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Hilirisasi Sawit Strategi Kunci Tekan Impor Solar Perkuat Ekonomi Nasional

GAPKI Tekankan Terus Perkuat Tata Kelola Industri Sawit

15 Juli 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – Kepala Bidang Luar Negeri Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Fadhil Hasan menekankan, Indonesia terus memperkuat tata kelola keberlanjutan industri sawit melalui pengembangan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

Menurut Fadhil, kebijakan ISPO kini telah hingga mencakup sektor hilir dan bioenergi, dengan penguatan aspek ketertelusuran (traceability), transparansi, dan perbaikan berkelanjutan.

Berdasarkan publikasi triwulan III 2025 dari data Rekapitulasi Sertifikasi ISPO Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, disebutkan status sampai Oktober 2025, tercatat sebanyak 1.169 perusahaan/pelaku usaha memiliki sertifikat yang masih berlaku.

“Angka ini terdiri atas 80 perusahaan Perkebunan Besar Negara (PBN), 931 perusahaan Perkebunan Besar Swasta (PBS), dan 97 kelompok pekebun,” ujar Fadhil dalam keterangannya dikutip Rabu (15/7/2026).

Fadhil menyebutkan, produksi minyak sawit Indonesia (CPO+PKO) pada tahun 2025 mencapai 56,6 juta ton, meningkat sekitar 7,2 persen dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 52,76 juta ton.

“Pada periode yang sama, volume ekspor naik dari 29,5 juta ton pada 2024 menjadi 32,3 juta ton pada 2025 atau tumbuh sekitar 9,5 persen,” ungkap Fadhil dalam forum “Palm Oil and the Future of Sustainable Energy: Balancing Climate Goals, Energy Security and Economic Development” pada Rabu (8/7/2026).

Lebih lanjut Fadhil memaparkan, peningkatan volume ekspor tersebut diikuti kenaikan nilai ekspor dari sekitar US$27,8 miliar pada 2024 menjadi US$35,9 miliar pada 2025, mencerminkan meningkatnya permintaan global serta tingginya daya saing minyak sawit Indonesia di pasar internasional.

Di sisi lain, implementasi program biodiesel B50 mulai Juli 2026 diproyeksikan meningkatkan konsumsi domestik sekaligus memperkuat kontribusi sektor sawit terhadap ketahanan energi nasional.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan The Fat and Oil Union of Russia dan Association of Enterprises of Fat and Oil Industry of the Eurasian Economic Union (EAEU) merupakan bagian dari rangkaian kegiatan GAPKI di Rusia sepanjang 6–10 Juli 2026.

Sebelumnya, delegasi GAPKI berpartisipasi dalam INNOPROM 2026 di Yekaterinburg, pameran industri internasional terbesar di Rusia yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, investor, dan asosiasi industri dari berbagai negara.

GAPKI berharap kombinasi antara dialog bisnis di INNOPROM dan penandatanganan MoU di Moskow dapat menjadi momentum baru bagi penguatan hubungan ekonomi Indonesia-Rusia, khususnya di sektor minyak nabati.

Kolaborasi antar asosiasi industri diharapkan mampu mendorong peningkatan perdagangan, investasi, pengembangan teknologi, serta kerja sama dalam mewujudkan rantai pasok minyak nabati yang lebih efisien, tangguh, dan berkelanjutan.(*)

Tags: GapkiIndustri sawitISPO

Related Posts

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

21 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendukung pengembangan ekosistem kelapa Indonesia secara menyeluruh, mulai dari sektor...

GAPKI Gelar IPOC 2026 Perkuat Peran Sawit

GAPKI Gelar IPOC 2026 Perkuat Peran Sawit

9 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) kembali menggelar The 22nd Indonesian Palm Oil Conference and...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Mentan Pastikan Pupuk Subsidi

Mentan Pastikan Pupuk Subsidi Harganya Turun

14 November 2025
Minyak Kelapa Sawit Masih Berkontribusi Ekspor Nonmigas

Ekspor Sawit dan Kakao ke Belarus Terbuka Peluang

14 Juli 2026
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.