a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Mentan tak Tolerir Distributor Pupuk Subsidi yang Persulit Petani

Mentan Sebut Program Biodisel B50 Bermanfaat Besar Bagi Petani Sawit

11 Juli 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut Program biodiesel B50 memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi jutaan petani di Indonesia dan memperkuat hilirirsasi sawit.

“Program B50 akan semakin memperkuat hilirisasi sawit nasional. Nilai tambah komoditas sawit semakin tinggi dan manfaat ekonominya semakin dirasakan oleh petani,” ungkap Mentan, di Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Amran menyebut, produksi sawit juga terus meningkat, ekspor juga tumbuh. Sedangkan pemanfaatan di dalam negeri melalui biodiesel semakin besar.

Menurut Amran, implementasi B50 juga akan memperluas pasar domestik minyak sawit, meningkatkan permintaan tandan buah segar (TBS), memperkuat harga di tingkat petani, serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di sentra-sentra perkebunan.

“Kementerian Pertanian akan terus meningkatkan produktivitas sawit melalui perbaikan budidaya, penggunaan benih unggul, peremajaan sawit rakyat,” jelas Mentan Amran.

Selain itu, lanjut Mentan, pihaknya akan menguatkan hilirisasi agar Indonesia tidak hanya menjadi produsen terbesar dunia, tetapi juga mampu menghadirkan nilai tambah yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan petani dan perekonomian nasional.

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi meluncurkan program mandatori biodiesel B50 di Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).

Menurut Presiden, implementasi B50 tidak hanya menjadi tonggak penting menuju kemandirian energi nasional, tetapi juga diharapkan meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan nilai tambah komoditas sawit.

Prabowo menegaskan keberhasilan pembangunan harus diukur dari meningkatnya kesejahteraan masyarakat, terutama petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan nasional.

“Petani kita juga akan terus meningkatkan penghasilannya. Kita akan berhasil bila petani-petani kita hidupnya lebih baik,” kata Prabowo.

Kepala negara juga mendapatkan laporan dari berbagai provinsi bahwa pendapatan petani-petani sekarang meningkat.

“Pembelian motor dan mobil meningkat puluhan persen. Ada petani-petani sekarang umrah juga meningkat. Artinya mereka sekarang memiliki uang,” ujar Presiden.

Menurut Prabowo, peluncuran B50 menjadi bukti Indonesia mampu mengelola sumber daya alamnya sendiri untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional.

“Ini adalah bukti bahwa Indonesia mampu memanfaatkan kekayaan alamnya sendiri untuk kepentingan rakyatnya sendiri. Ini adalah tonggak yang sangat penting dalam perjalanan menuju kemandirian energi,” kata Presiden. (sat)

Tags: biodisel B50Mentan Andi Amran SulaimanPresiden Prabowo Subiantosawit

Related Posts

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

21 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendukung pengembangan ekosistem kelapa Indonesia secara menyeluruh, mulai dari sektor...

GAPKI Gelar IPOC 2026 Perkuat Peran Sawit

GAPKI Gelar IPOC 2026 Perkuat Peran Sawit

9 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) kembali menggelar The 22nd Indonesian Palm Oil Conference and...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Kementan Alokasikan Pengembangan Tebu Nasional Ratusan Ribu Ha

Kementan Alokasikan Pengembangan Tebu Nasional Ratusan Ribu Ha

6 November 2025
Kementan Targetkan Stop Impor Bawang Putih Lima Tahun Lagi

Kementan Targetkan Stop Impor Bawang Putih Lima Tahun Lagi

12 Februari 2026
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.