Perkebunanindonesia.com – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani kemitraan swadaya di Provinsi Riau periode seminggu ke depan masih naik dari sebelumnya.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran, Dinas Perkebunan Provinsi Riau Defris Hatmaja mengatakan, kenaikan harga TBS tertinggi terjadi pada kelompok umur 9 tahun sebesar Rp9,93 per kilogram (kg) atau naik 0,27 persen dari harga minggu lalu.
“Dengan demikian, harga pembelian TBS petani mitra swadaya untuk sembilan tahun ditetapkan sebesar Rp3.657,46 per kilogram,” ungkap Defris, Selasa (30/9/2025).
Menurut Defris, kenaikan harga TBS pada minggu ini dipicu meningkatnya harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) dan kernel.
Untuk harga penjualan CPO pada periode ke dean naik Rp28,48/kg menjadi Rp 14.663,31/kg. Sedangkan harga kernel naik Rp85,33/kg.
Sedangkan harga cangkang sawit ditetapkan sebesar Rp23,06/kg yang berlaku untuk satu bulan ke depan dengan Indeks K yang digunakan pada periode ini adalah 92,83 persen.
“Tim Penetapan Harga bersama Dinas Perkebunan Riau terus berkomitmen memperbaiki tata kelola agar harga yang ditetapkan sesuai regulasi, transparan, dan berkeadilan bagi kedua belah pihak,” ujar Defris. (har)
Berikut rincian harga TBS sawit mitra swadaya Provinsi Riau periode 1 – 7 Oktober 2025 sebagai berikut:
Umur 3 th : Rp 2.834,25
Umur 4 th : Rp 3.159,52
Umur 5 th : Rp 3.389,16
Umur 6 th : Rp 3.519,27
Umur 7 th : Rp 3.598,80
Umur 8 th : Rp 3.642,19
Umur 9 th : Rp 3.657,46
Umur 10–20 th : Rp 3.620,26
Umur 21 th : Rp 3.560,15
Umur 22 th : Rp 3.490,67
Umur 23 th : Rp 3.411,67
Umur 24 th : Rp 3.351,78
Umur 25 th : Rp 3.302,73
Indeks K : 92,83%
BOTL : 0,51
Harga CPO : Rp 14.663,31/Kg
Harga Kernel : Rp 14.061,44/Kg
Nilai Cangkang : Rp 23,06/Kg




