Perkebunanindonesia.com – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani kemitraan swadaya di Provinsi Riau periode seminggu ke depan naik dari sebelumnya.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran, Dinas Perkebunan Provinsi Riau Defris Hatmaja mengatakan, kenaikan harga TBS tertinggi terjadi pada kelompok umur 9 tahun sebesar Rp16,61 per kilogram (kg) atau naik 0,46 persen dari harga minggu lalu.
“Dengan demikian, harga pembelian TBS petani mitra swadaya ditetapkan menjadi Rp3.647,53 per kilogram untuk periode satu minggu ke depan,” ungkap Defris, Selasa (23/9/2025).
Menurut Defris, kenaikan harga TBS pada minggu ini dipicu naiknya harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) dan kernel.
Sedangkan harga penjualan CPO naik Rp4,41/kg dibanding minggu sebelumnya, sedangkan harga kernel naik cukup signifikan sebesar Rp317,88/kg.
Untuk harga cangkang sawit ditetapkan sebesar Rp23,06/kg yang berlaku untuk satu bulan ke depan dengan Indeks K yang digunakan pada periode ini adalah 92,83 persen.
“Tim Penetapan Harga bersama Dinas Perkebunan Riau terus berkomitmen memperbaiki tata kelola agar harga yang ditetapkan sesuai regulasi, transparan, dan berkeadilan bagi kedua belah pihak,” ujar Defris. (har)
Berikut rincian harga TBS sawit mitra swadaya Provinsi Riau periode 24 – 30 September 2025 sebagai berikut:
Umur 3 th : Rp 2.826,34
Umur 4 th : Rp 3.150,85
Umur 5 th : Rp 3.380,00
Umur 6 th : Rp 3.509,81
Umur 7 th : Rp 3.589,10
Umur 8 th : Rp 3.632,39
Umur 9 th : Rp 3.647,53
Umur 10–20 th : Rp 3.610,36
Umur 21 th : Rp 3.550,34
Umur 22 th : Rp 3.481,00
Umur 23 th : Rp 3.402,15
Umur 24 th : Rp 3.342,37
Umur 25 th : Rp 3.293,40
Indeks K : 92,83%
BOTL : 0,51
Harga CPO : Rp 14.634,83/Kg
Harga Kernel : Rp 13.976,11/Kg
Nilai Cangkang : Rp 23,06/Kg.




