a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Pengembangan Perkebunan di Sulut Berpotensi Serap Tenaga Kerja

Pengembangan Perkebunan di Sulut Berpotensi Serap Tenaga Kerja (dok Kementan)

Pengembangan Perkebunan di Sulut Berpotensi Serap Tenaga Kerja

15 September 2025
0
Share on FacebookShare on Twitter

Perkebunanindonesia.com – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan pengembangan perkebunan memiliki potensi besar menyerap tenaga kerja dan membuka ruang hilirisasi untuk mendorong nilai tambah produk lokal, termasuk di Sulawesi Utara (Sulut).

“Kita sedang fokus garap sektor perkebunan di seluruh Indonesia. Bapak Presiden meminta agar hilirisasi dipercepat, termasuk program replanting dan pengembangan,” ujar Mentan Amran di, Manado, Sulut Jumat (12/9/2025).

Lebih lanjut Mentan mengatakan, pemerintah komitmen dalam memperkuat sektor perkebunan di Sulut guna meningkatkan kesejahteraan petani dengan menyiapkan benih dan bibit untuk 41 ribu hektare.

Menurut Amran, Sulut memiliki potensi besar untuk menjadi provinsi terdepan di Indonesia melalui pengembangan sektor perkebunan, khususnya kelapa, pala, kopi, dan kakao. Hilirisasi menjadi kunci agar potensi besar perkebunan Sulut memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

“Sulawesi Utara harus menjadi provinsi terdepan di Republik Indonesia. Mari kita bergerak bersama memanfaatkan potensi yang ada,” ujar Amran.

Jika perkebunan ini dikapitalisasi dari hulu hingga hilir, maka tidak ada lagi cerita pengangguran. “Ini bisa jadi lapangan kerja baru, baik di on farm maupun di hilirisasinya,”tambah Amran.

Amran juga mengingatkan bahwa komoditas kelapa saat ini sedang booming di pasar dunia karena tidak bisa tumbuh di banyak negara, sementara Indonesia memiliki keunggulan iklim tropis.

Amran mengungkapkan, permintaan kelapa dari negara tetangga seperti Malaysia mencapai 400 ribu ton per tahun, serta tren konsumsi global yang bergeser dari susu hewani ke produk turunan kelapa, membuka peluang besar bagi petani Sulut.

“Kelapa ini jangan dianggap enteng. Eropa tidak bisa tanam kelapa, China juga tidak bisa. Indonesia berada di garis khatulistiwa, ini keunggulan besar,” terang Amran.

Maka hilirisasi harus dilakukan di sini, lanjut Amran, jangan lagi jual bahan mentah. Dengan begitu, nilai tambah akan dinikmati langsung oleh masyarakat Sulawesi Utara.

Selain kelapa, Kementerian Pertanian (Kementan) juga mendorong pengembangan produk perkebunan lainnya dengan optimal sesuai kabupaten yang sudah didata. Salah satun contohnya potensi pala asal Sulut yang memiliki harga tinggi di pasar dunia. (sat)

Tags: Hilirisasi perkebunankelapaMentan Andi Amran SulaimanPalaSulawesi Utara

Related Posts

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

21 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendukung pengembangan ekosistem kelapa Indonesia secara menyeluruh, mulai dari sektor...

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Kementan dan Starbucks Wujudkan Kopi Berkelanjutan untuk Indonesia

Kementan dan Starbucks Wujudkan Kopi Berkelanjutan untuk Indonesia

2 Desember 2025
Kopi Jadi Primadona pada Business Matching di Taiwan

Kopi Jadi Primadona pada Business Matching di Taiwan

1 Juli 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.