Perkebunanindonesia.com – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani kemitraan swadaya di Provinsi Riau periode seminggu ke depan melorot lagi dari sebelumnya.
Dinas Perkebunan Provinsi Riau melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Defris Hatmaja mengatakan, penurunan harga tertinggi terjadi pada kelompok umur 9 tahun sebesar Rp18,39 per kilogram (kg) atau 0,50 persen dari pekan sebelumnya.
“Dengan demikian, harga pembelian TBS petani mitra swadaya ditetapkan menjadi Rp3.634,00/Kg untuk periode satu minggu ke depan,” ungkap Defris, Selasa (2/9/2025).
Sementara harga cangkang tetap Rp23,13/kg dan berlaku satu bulan, sementara indeks K yang digunakan adalah 93,12 persen.
Sedangkan harga penjualan CPO turun pada periode sepekan kedepan sebesar Rp67,70/kg menjadi Rp14.557,17/kg, dan harga kernel terkoreksi Rp96,26/kg menjadi Rp13.782,29/kg.
Defris menjelaskan, penurunan harga TBS lebih dipengaruhi oleh koreksi harga CPO dan kernel. Namun, pihaknya memastikan penetapan harga dilakukan secara transparan sesuai regulasi.
“Dalam penetapan harga TBS, kami bersama tim selalu melakukan perbaikan tata kelola agar hasilnya berkeadilan bagi petani maupun perusahaan. Komitmen ini juga didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau,” ujar Defris. (har)
Berikut rincian harga TBS sawit mitra swadaya Provinsi Riau periode 3–9 September 2025 adalah sebagai berikut:
umur 3 tahun Rp2.815,41;
umur 4 tahun Rp3.138,96;
umur 5 tahun Rp3.367,55;
umur 6 tahun Rp3.496,97;
umur 7 tahun Rp3.575,94;
umur 8 tahun Rp3.619,10;
umur 9 tahun Rp3.634,00;
umur 10–20 tahun Rp3.596,82;
umur 21 tahun Rp3.536,89;
umur 22 tahun Rp3.467,68;
umur 23 tahun Rp3.388,98;
umur 24 tahun Rp3.329,33;
umur 25 tahun Rp3.280,46.




