a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Pemerintah Dorong Penguatan Ekosistem Riset Industri Sawit Berkelanjutan

Pemerintah Dorong Penguatan Ekosistem Riset Industri Sawit Berkelanjutan

22 Juli 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – Pemerintah terus mendorong penguatan ekosistem riset dan inovasi sebagai fondasi pengembangan industri kelapa sawit yang berkelanjutan, bernilai tambah, dan berdaya saing.

“Implementasi Mandatori Biodiesel B50 merupakan contoh konkret dimana riset, kebijakan, investasi, dan kapasitas industri dapat disatukan untuk mencapai tujuan strategis Nasional,” ungkap Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Selasa (21/07/2026).

Menurut Airlangga, keberhasilan B50 juga harus menjadi landasan untuk mengembangkan generasi hilirisasi berikutnya, antara lain Green Diesel, Bio Avtur atau Sustainable Aviation Fuel (SAF) melalui pemanfaatan Used Cooking Oil (UCO), dan Bensin Sawit.

“Produk-produk tersebut memiliki nilai tambah lebih tinggi dan dapat memperluas basis investasi nasional di luar produk sawit konvensional,” ujar Menko Perekonomian.

Selain itu, besarnya kontribusi kelapa sawit tersebut perlu terus diperkuat melalui peningkatan produktivitas, penguasaan teknologi, pengembangan produk hilir bernilai tambah, serta penerapan tata kelola yang berkelanjutan.

“Oleh karena itu, riset dan inovasi harus ditempatkan sebagai bagian penting dalam transformasi industri kelapa sawit nasional,” kata Airlangga.

Menko Airlangga juga menekankan bahwa hasil-hasil penelitian tersebut perlu didorong agar dapat diadopsi dan dikomersialkan oleh industri, dengan tetap memberikan perlindungan hak kekayaan intelektual kepada para peneliti.

Menko Airlangga juga mendorong percepatan program peremajaan (replanting) tanaman kakao dan kelapa dimana kedua komoditas tersebut sebagian besar dikelola oleh perkebunan rakyat sehingga perlu mendapat perhatian untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Industri kelapa sawit memiliki posisi strategis dalam perekonomian Nasional. Di tahun 2025, industri ini telah berkontribusi sekitar 3,5 persen terhadap PDB Nasional.

Berdasarkan data Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), nilai ekspor produk kelapa sawit di tahun 2025 sebesar USD30,87 miliar dengan volume ekspor 38,84 juta ton atau meningkat 11,05 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kami memberikan apresiasi kepada Badan Pengelola Dana Perkebunan atas konsistensinya menyelenggarakan dan menghadirkan Pekan Riset Sawit Indonesia (PERISAI) sebagai sarana dan pertemuan antara riset, kebijakan, industri, dan investasi,” ujar Airlangga.

Menurut Airlangga, Forum PERISAI 2026 sangat penting karena riset kebijakan dan juga investasi ini menjadi hal yang sangat penting apalagi para researcher-nya adalah dari perguruan tinggi di Indonesia.

“Karena Indonesia adalah produsen terbesar dari sawit maka wajar kalau para penelitinya berasal dari universitas-universitas terbaik di Indonesia,” ujar Menko Airlangga. (fad)

Tags: Menko Perekonomiansawit

Related Posts

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

BPDP Dukung Ekosistem Kelapa dari Hulu hingga Hilir

21 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendukung pengembangan ekosistem kelapa Indonesia secara menyeluruh, mulai dari sektor...

Pengembangan Perkebunan di Lahan Suboptimal Jadi Peluang Strategis

Kemenperin Perkuat Industri Kakao Siapkan 100 Cocoa Doctor

20 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Harga Referensi CPO Juli Menguat

Harga Referensi CPO Juli Menguat

3 Juli 2025
Kemenperin Inisiasi Digitalisasi Industri Sawit Siprosatu

Kemenperin Inisiasi Digitalisasi Industri Sawit Siprosatu

14 Juni 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.