a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
Pemerintah Komitmen Wujudkan Swasembada Gula dari Hulu ke Hilir

Kementan Percepat Penetapan CPCL Program Hilirisasi Perkebunan Tebu 2026

24 Mei 2026
0
Share on FacebookShare on Twitter

PERKEBUNAN INDONESIA – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Perkebunan mempercepat penetapan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) Program Hilirisasi Perkebunan komoditas tebu Tahun 2026.

“Kami meminta seluruh pabrik gula, baik SGN, RNI maupun swasta untuk bergerak cepat membantu pemenuhan CPCL. Target pengembangan tebu tahun 2026 harus tercapai sesuai arahan Bapak Menteri Pertanian,” ujar Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Ali Jamil, Jumat (22/5/2026).

Ali Jamil menambahkan, percepatan verifikasi data CPCL yang telah disampaikan kepada dinas perkebunan kabupaten/kota, provinsi, hingga BRMP perlu terus dioptimalkan agar proses penetapan dapat segera diselesaikan.

Selain itu, lanjut Ali Jamil, kelengkapan dokumen terhadap SK yang telah terbit juga harus dipenuhi secara cepat dan tepat.

Upaya percepatan menjadi langkah strategis dalam pencapaian target pengembangan kawasan tebu nasional seluas 97.970 hektare yang tersebar di 11 provinsi.

Pemerintah menargetkan seluruh pengembangan kawasan tebu tahun 2026 dapat tercapai 100 persen dan diselesaikan pada tahun yang sama.

Percepatan dilakukan melalui sinergi antara PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), RNI, pabrik gula swasta, pemerintah daerah, hingga berbagai pihak terkait lainnya.

Selain itu, target CPCL non-SGN juga terus didorong melalui keterlibatan sejumlah pabrik gula dan perusahaan swasta. Verifikasi lahan terus dilakukan guna mempercepat penetapan CPCL sekaligus memenuhi target nasional.

Ali Jamil menegaskan kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci dalam mendukung keberhasilan program hilirisasi perkebunan tebu nasional, termasuk kepada TNI-Polri.

“Sinergi dan percepatan kerja menjadi kunci. Dengan kolaborasi semua pihak, kami optimistis target pengembangan kawasan tebu dapat tercapai dan mendukung penguatan hilirisasi perkebunan nasional,” terang Ali Jamil.

Pada kesempatan berbeda, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa penguatan komoditas tebu menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam mendorong swasembada gula nasional. Menurutnya, pemerintah terus melakukan pembenahan dari hulu hingga hilir guna memperkuat sistem produksi gula nasional.

“Kita ingin Indonesia mampu memenuhi kebutuhan gula dari produksi dalam negeri. Karena itu, penguatan sektor tebu terus kita dorong melalui peningkatan produktivitas, perluasan areal, serta penguatan hilirisasi,” ujar Mentan Amran. (sat)

Tags: Hilirisasi perkebunanKementanTebu

Related Posts

Rencana Perluasan Lahan untuk Bioetanol Dinilai Timbulkan Kerusakan Ekologis

Rencana Perluasan Lahan untuk Bioetanol Dinilai Timbulkan Kerusakan Ekologis

6 Oktober 2026

PERKEBUNAN INDONESIA – Rencana pemerintah terkait perluasan kawasan tebu, jagung dan ubi seluas dua juta hektare untuk bahan...

Pemerintah Berharap Tak Impor Gula Tahun Ini

Kementan Matangkan Pengembangan Tebu untuk Bahan Baku Bioetanol

30 September 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kementerian Pertanian (Kementan) mematangkan pengembangan tebu dari hulu guna memastikan ketersediaan bahan baku bioetanol nasional...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Kementan Kembangkan Kawasan Tebu Seluas 97.970 Hektare

Kementan Perkuat Langkah Lindungi Produktivitas Perkebunan

17 Oktober 2026
DSN Group Buka Program Management Trainee EIFFEL Batch 2

DSN Group Buka Program Management Trainee EIFFEL Batch 2

2 Mei 2025
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.