PERKEBUNAN INDONESIA – Durian beku Indonesia berhasil tembus pasar Tiongkok sebanyak 23 ton senilai USD 123,84 ribu atau sekitar Rp2,08 miliar.
Kementerian Perdagangan RI (Kemendag) menyambut baik keberhasilan ekspor perdana durian beku asal Indonesia yang telah tiba di Pelabuhan Qinzhou, Tiongkok.
“Ekspor langsung ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam memperkuat posisi di pasar global,” ujar Atase Perdagangan (Atdag) RI Beijing Budi Hansyah dikutip Sabtu (17/1/2025).
Menurut Budi, ekspor durian beku ini menjadi bukti nyata diterimanya standar kualitas hortikultura Indonesia di pasar global.
Lebih lanjut Budi mengatakan, durian beku yang dikirimkan telah memenuhi berbagai standar yang ditetapkan otoritas Tiongkok mulai dari keamanan pangan, kesehatan tumbuhan, hingga persyaratan mutu produk.
Budi menambahkan, masuknya durian beku Indonesia ke pasar Tiongkok telah memperoleh persetujuan Badan Karantina RI serta diproses sesuai ketentuan kepabeanan dan melalui pengawasan karantina yang berlaku di Tiongkok.
“Hal ini menegaskan kepercayaan otoritas Tiongkok terhadap sistem karantina serta jaminan mutu produk pertanian Indonesia,” ujar Budi.
Durian beku Indonesia ini akan diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah seperti durian potong bercangkang, daging durian beku, durian kering, durian kering beku, dan pasta durian untuk didistribusikan ke berbagai wilayah di Tiongkok.
“Besarnya potensi pasar di Tiongkok yang menunjukkan minat tinggi terhadap varian produk seperti durian kering hingga pasta durian,” kata Budi.
Menurut Budi, kehadiran durian beku Indonesia di Tiongkok turut mendukung pengembangan Pusat Perdagangan Buah Tiongkok-ASEAN yang terletak di Qinzhou.
Dengan dukungan infrastruktur tersebut, produk Indonesia dapat menjangkau pasar Tiongkok secara lebih cepat dan kompetitif. Sementara itu, untuk durian beku Indonesia, distribusinya akan semakin luas dan efisien.
Kemendag mencatat, pada Januari–November 2025, total perdagangan Indonesia dengan Tiongkok tercatat mencapai USD 138,34 miliar atau meningkat 12,52 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Ekspor Indonesia ke Tiongkok pada periode Januari–November 2025 tercatat sebesar USD 60,30 miliar. Sementara itu, pada 2024, total perdagangan kedua negara mencapai USD 136,59 miliar. (fad)




