a
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Semusim
  • Tahunan
  • Pasca Panen
  • Agribisnis
  • Lainnya
    • Penyegar
    • Market
    • Info Kebun
    • Benih
    • Teknologi
    • Regulasi
    • Etalase
    • Opini
No Result
View All Result
Perkebunan
No Result
View All Result
K3 SAWIT: Selamat, Sehat, dan Sejahtera

K3 SAWIT: Selamat, Sehat, dan Sejahtera

Oleh: Sumarjono Saragih*

14 Desember 2025
0
Share on FacebookShare on Twitter

Industri sawit adalah industri besar—besar potensi, sekaligus besar tantangannya. Tantangan itu bahkan terus membesar dan meluas. Sawit pun tak luput dituduh sebagai biang bencana sumatera selain badai siklon dan pembalakan liar.

Namun, dengan segala stigma dan kontroversinya, sawit tidak boleh dibiarkan melemah—apalagi “dihukum mati”. Kehidupan dan perekonomian jutaan rakyat: petani, buruh, serta kontribusi besar bagi negara, sangat bergantung pada sawit.

Pilihan paling waras dan rasional adalah menata dan memperbaiki. Dalam kerangka itulah GAPKI, sebagai organisasi pengusaha sawit, terus mendorong dan mempromosikan berbagai upaya perbaikan berkelanjutan. Salah satu yang paling mendasar adalah peningkatan kualitas keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan pekerja.

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan hak dasar pekerja sekaligus prasyarat menuju kesejahteraan pekerja dan keluarganya. Karena itu, K3 tidak boleh sekadar menjadi kewajiban administratif, tetapi harus tumbuh sebagai budaya kerja dan menjadi bagian tak terpisahkan dari proses bisnis.

Penelitian Koalisi Buruh Sawit (KBS) menunjukkan masih adanya sejumlah pekerjaan rumah dalam penerapan K3 di sektor sawit. Salah satu yang paling mendesak adalah kepatuhan terhadap penggunaan bahan kimia secara bertanggung jawab—bukan hanya oleh perusahaan, tetapi juga oleh petani dan buruh tani.

Penggunaan bahan kimia yang mengabaikan prosedur baku dapat menimbulkan dampak serius, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Resiko penyakit akibat kerja dapat menjadi beban berat, terutama di hari tua.

Karena itu, GAPKI menyerukan gerakan K3 yang holistik: total safety, total healthy, dan total prosper. Pekerja harus selamat dan sehat—bukan hanya saat bekerja, tetapi juga di masa depan.

Bahkan lebih dari itu, pekerja harus mampu hidup sejahtera dengan jaminan sosial yang memadai. Hal ini disampaikan saat berbicara dalam “Talk Show Hasil Penelitian KBS: Kondisi Buruh Sawit, Agrokimia dan K3” di Kemennaker RI Jakarta, 9 Desember 2025.

Sejumlah perusahaan anggota GAPKI telah memiliki praktik baik dalam penerapan K3 penggunaan bahan kimia. Praktik ini tengah dikompilasi untuk disusun menjadi buku panduan praktis K3 bahan kimia, yang akan digunakan sebagai bahan kampanye dan rujukan bersama agar penggunaan bahan kimia dilakukan secara tepat, aman, dan bertanggung jawab.

Panduan K3 bahan kimia ini akan disusun lengkap. Mulai dari proses penerimaan bahan kimia di gudang, tata cara penyimpanan yang benar, penggunaan yang aman di lapangan, hingga prosedur pembilasan alat dan diri pekerja sebelum kembali ke rumah. Seluruh tahapan tersebut harus dijalankan dengan disiplin, agar cita-cita “total safety, total healthy, dan total prosper” benar-benar terwujud.//

* Ketua GAPKI Bidang Pengembangan SDM dan Chairman Founder WISPO (Worker Initiatives for Sustainable Palm Oil

Tags: GapkiK3sawit

Related Posts

Koperasi Karyawan Pilar Baru Kesejahteraan Pekerja

Koperasi Karyawan Pilar Baru Kesejahteraan Pekerja

16 Juli 2026

Apa ukuran hidup yang sejahtera? Banyak orang akan menjawab: gaji yang besar. Jawaban itu tidak keliru. Namun, dalam...

Di Lereng Toraja, Aroma Cita Rasa Khas Menjaga Nama Besar Kopi Arabika

Di Lereng Toraja, Aroma Cita Rasa Khas Menjaga Nama Besar Kopi Arabika

27 Juni 2026

PERKEBUNAN INDONESIA - Kabut pagi perlahan menyingkap hamparan pegunungan Toraja. Di antara rimbunnya pohon tamarillo, jeruk, alpukat, nangka,...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Mentan Sebut Sawit Tulang Punggung Perekonomian Nasional

BRIN Perkuat Inovasi Hadapi Ancaman Ganoderma Sawit

4 Juni 2026
Indonesia Miliki Posisi Kuat Perluas Ekspor Produk Sawit ke Timur Tengah

Indonesia Miliki Posisi Kuat Perluas Ekspor Produk Sawit ke Timur Tengah

30 Juli 2026
Perkebunan Indonesia

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Sawit dan Palma
  • Agribisnis
  • Market
  • Headline
  • Info Kebun
  • Teknologi
  • Regulasi
  • Etalase
  • Opini

© 2025 Perkebunan Indonesia - Referensi dan Informasi Perkebunan Indonesia.